Minggu, 01 Maret 2015

1000 Puisi Untukmu #16

Rembulan tiada pernah mengerti tentang rindu ini,
dan mentari pun tak akan pernah mengerti dengan semua rasa cinta ini.
Hati yang terus terluka dengan rasa cinta ini,
diri yang semakin tersiksa dengan semua rasa rindu ini,
Aku hanya bisa menyimpannya dalam diamku.
Hati yang terus selalu memanggil namamu,
syair ayat cinta yang selalu aku tulis untukmu,
dan senandung rindu yang terus selalu aku nyanyikan untukmu,
tetapi dirimu tiada pernah mengerti akan semua itu.
Dalam diam aku akan selalu mencintai dirimu...
Dalam diam aku akan selalu merindukan dirimu...
Meski hati terbalut luka dengan segala rasa ini...aku akan tetap simpan rasa ini dalam diamku.

Jumat, 27 Februari 2015

1000 Puisi Untukmu #15

Di Lingkaran hening,,
Ku pendam apa yang ku rasa..
Walau pada akhirnya,,
Aku tak tahu kapan aku dipertemukan..
Aku yang selalu saja diam tak bergeming,,
Saat mata hati ku menatap sejuk wajah mu..
Walau hanya sesekali aku menatap mu dengan mata kepala ku..
Sebab aku tak kuasa menatap mu lebih lama..
Dan jika memang 'Cinta Dalam Diam ku' itu,,
Tidak mempunyai kesempatan untuk berbicara,,
Maka ku mohon pada mu Tuhan..
Biarkan rasa ini tetap diam...
Diam bersama keheningan keheningan malam..
Diam bersama sepinya hatiku..
Diam bersama kosongnyaa jiwaku..
Hingga menjadi Memori tersendiri pada sudut hati ku..
Hingga menjadi Rahasia antara aku dan TUHAN...
Dan aku akan selalu mencintai mu dalam diam,,
Dari kejauhan,,
Dengan kesederhanaan dan Keikhlasan..

1000 Puisi Untukmu #14

Seperti haus yang tidak dapatkan air,
Bagaikan panas yang tidak mendapatkan hujan,
Seperti itulah rasa cinta dan rinduku kepadamu...




Aku ingin melupakan kepergianmu,
Namun tidak untuk melupakan dirimu,
Dan biarkan aku untuk selalu mengenangmu dalam hidupku....




Maka akan aku relakan cintaku ini tak terbalas oleh dirimu,
Jika memang harus aku nikmati cinta hanya sebatas mimpi....

1000 Puisi Untukmu #13

Inilah Rasaku
Bila kucukupkan segenggam saja rasa,
maka tiada mungkin timbul rindu dalam kalbu.
Bila kudapatkan sedikit saja keberanian untuk mengaku suka, mungkin tak kan pernah ada celah bagi resah di dalam hati.
Rindu ini tak beralaskan,
Kepada apa dan bagaimana terlayang rasa tanpa sisa.
Duhai sepasang mata tak terlihat,
bersembunyi dibalik tirai waktu,
berbaliklah..
Ayunkan matamu menatapku..
Selipkan senyummu dalam bola mataku,,
Hiasi setiap mimpiku meski dengan bayangmu yang samar..
Hadirmu,menyentak kedalaman jiwaku,
Jika saja bukan sekedar bayangan semu..
Ingin ku menatapmu,
Melebihi jarak nalar tanpa berkas di samudra hatiku
Inilah rasaku,,
Menghantam rindu berbekas resah mengusik setiap mimpi,
Bila saja bibirku tetap terdiam tanpa mampu menguasai kata,
Fahamilah hatiku,
Inilah rasaku..
Rasa rindu dengan diam tanpa banyak kata,
Membungkus setiap resah,
Mengutuk setiap gundah..
Satu wujud rasa tanpa batas diujung jiwa,
Inilah rasaku,
Cinta......

Kamis, 26 Februari 2015

1000 Puisi Untukmu #12

Rindu.
Kata yang takkan pernah tersampaikan
Seperti pagi yang berembun
Sejuk nan indah namun tak semua merasakan
Rindu.
Setiap hari ku menjerit merindukanmu
Aku menyapamu saat kau berjalan didepanku
Tapi kau takkan pernah mengetahuinya
Kau hanya akan mendengarkan dengan hati kasih sayangmu
Ku tundukkan pandanganku saat bertemu denganmu
Agar kau tak pernah melihat mata yang merindukanmu
Rindu.
Bergemih resah saat rindu tak terbalaskan
Menangis sendu saat ku harus memalingkan wajahku
Ku ingin kau mengerti, bahwa ku selalu merindukanmu
Takkan ada kata yang mampu menyampaikan ini semua
mengapa ini terjadi?
Aku harus merindukan orang yang tak pernah merindukanku.

1000 Puisi Untukmu #11

Sinar matahari pagi telah menyambut hariku,
tak lupa pula sepucuk doa tulus kupanjatkan kepada Tuhan untukmu.
Nyanyian burung di pagi hari terdengar merdu,
mengiringi bunga-bunga cintaku untukmu yang kian bermekaran.
Aku sangat berharap...
bukan hanya doa tulus dariku saja yang mengawali harimu...namun juga senyumku.
Tapi apa daya...
aku tak di sampingmu, dan aku tak bersama dirimu.
Karena jarak yang memisahkan aku dengan dirimu,
membuat aku hanya bisa untuk mengucap selamat pagi dan doa saja,
dan walaupun dirimu tak bisa mendengarnya.
Tak ku sangka...
Hari itu aku bertemu dengan dirimu,
meski tak satu kata pun yang terucap dari bibir ini,
namun hatiku tetap akan mengatakan,
hatiku akan tetap membisikan,
dan hatiku akan tetap merasakan.
Kadang aku gelisah tak menentu,
sulit bagiku tuk lalui hari tanpa dirimu.
Dan tak pernah dapat aku pungkiri tentang perasaan hatiku yang terdalam,
betapa sungguh aku sangat mencintai dirimu.

Rabu, 25 Februari 2015

1000 Puisi Untukmu #10

Bagaikan daun kering yang tertiup oleh angin,
dan jatuh luruh di hadapanmu...
Itulah diriku....
yang terlalu sangat mencintai dirimu dalam hatiku.
Tiada hal yang indah dalam hidupku selain mencintai dirimu,
dan tiada masa yang bahagia dalam hidupku selain merindukan dirimu selalu.
Detik demi detik telah aku lewati,
hari demi hari telah aku jalani,
musim yang terus berganti telah aku lalui,
dan sampai saat ini...bibirku masih tak mampu ungkapkan semua rasa cinta dan rindu ini.
Cinta yang kian membara dan rindu yang terus menggebu,
perlahan telah menyakiti jiwa dan batinku.
Meski sakit terus kurasa dan makin terasa,
namun cinta ini tak pernah padam untukmu.
Walaupun rindu terus menyikasa dan membuat aku terluka,
tapi samudra rindu ini tak akan pernah kering untukmu.
Seperti gemercik lirih suara air yang terus memanggil namamu,
yang selalu menginginkan dirimu hadir untuk diriku,
dalam dingin malam yang aku rasakan tanpa pelukanmu,
disini...aku merindukan dirimu.