Bagaikan daun kering yang tertiup oleh angin,
dan jatuh luruh di hadapanmu...
Itulah diriku....
yang terlalu sangat mencintai dirimu dalam hatiku.
Tiada hal yang indah dalam hidupku selain mencintai dirimu,
dan tiada masa yang bahagia dalam hidupku selain merindukan dirimu selalu.
Detik demi detik telah aku lewati,
hari demi hari telah aku jalani,
musim yang terus berganti telah aku lalui,
dan sampai saat ini...bibirku masih tak mampu ungkapkan semua rasa cinta dan rindu ini.
Cinta yang kian membara dan rindu yang terus menggebu,
perlahan telah menyakiti jiwa dan batinku.
Meski sakit terus kurasa dan makin terasa,
namun cinta ini tak pernah padam untukmu.
Walaupun rindu terus menyikasa dan membuat aku terluka,
tapi samudra rindu ini tak akan pernah kering untukmu.
Seperti gemercik lirih suara air yang terus memanggil namamu,
yang selalu menginginkan dirimu hadir untuk diriku,
dalam dingin malam yang aku rasakan tanpa pelukanmu,
disini...aku merindukan dirimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar